Jiwa Seni Bangsa Indonesia Terus Hidup dan Berevolusi
Dari ritus kuno hingga panggung digital, kesenian Indonesia tak pernah berhenti bernapas dan berevolusi.
Kategori
Dari ritus kuno hingga panggung digital, kesenian Indonesia tak pernah berhenti bernapas dan berevolusi.
Mengawali tahun di 2025 tentunya juga membuka semangat dan jendela baru untuk kehidupan sehari-hari. Berbagai aspek penting dalam kehidupan manusia, salah satunya sandang, menjadi perhatian penting oleh sebagian besar orang terutama generasi muda. Padu padan busana dari tahun ke tahun tentunya memiliki tren tersendiri. Hal ini juga mempengaruhi bagaimana pasar lokal dan internasional, lewat berbagai desainer dan merek, seakan berlomba mengeluarkan edisi terbaru. Namun, perlu dicatat bahwa penggunaan busana tidak hanya mengutamakan estetika penampilan saja, tetapi memahami bahan yang digunakan untuk kainnya.
Ram-don atau yang dikenal sebagai jjapaguri adalah hidangan mi instan asal Korea Selatan yang mencuri perhatian dunia lewat film pemenang Oscar, Parasite.
Film A Perfect Fit menjadi karya film original Netflix Indonesia pertama yang diproduksi bersama dengan Starvision. Film ini disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu, bekerja sama dengan Garin Nugroho sebagai penulis naskahnya, mengisahkan tentang romansa cinta segitiga yang dipengaruhi oleh tradisi dan budaya Bali.
“Tjoet Nja’ Dhien” (1988), film sejarah garapan Eros Djarot, tidak hanya menampilkan kisah heroik perjuangan perempuan Aceh dalam melawan penjajahan Belanda, tetapi juga memperlihatkan bagaimana busana khas pejuang Aceh memiliki makna tersendiri. Dibintangi oleh Christine Hakim, film ini menghadirkan busana yang tidak hanya berfungsi sebagai pelindung fisik dalam pertempuran, tetapi juga mencerminkan identitas budaya dan martabat seorang pemimpin perang perempuan.
Merayakan 17 tahun sejak perilisannya pada 2008, film Jodhaa Akbar kembali ditayangkan oleh The Academy of Motion Picture Arts and Sciences di Los Angeles. Disutradarai oleh Ashutosh Gowariker, film ini menjadi salah satu film sejarah paling sukses di India dan dunia yang masuk dalam box office, dengan pendapatan Rp203 miliar serta meraih 38 penghargaan.
Film Soekarno: Indonesia Merdeka yang dirilis pada tahun 2013, Menceritakan kisah hidup Soekarno sebagai presiden pertama Indonesia yang berperan penting dalam memperjuangkan kemerdekaan. Disutradarai oleh Hanung Bramantyo dan dibintangi oleh Ario Bayu sebagai Soekarno, film ini menyuguhkan gambaran dramatis atas peristiwa sejarah yang mengarah pada proklamasi kemerdekaan Indonesia. Kehadiran film ini mendapatkan pujian dari banyak kalangan, sekaligus memicu pro-kontra di kalangan sejarawan.