Siap-siap Terpikat oleh Bollywood, Mengulik Tradisi Musik dan Tarian yang Bikin Ikut Berdendang
Lebih dari sekadar tontonan, Bollywood adalah perayaan emosi, di mana setiap koreografi dan melodi menjadi bahasa universal untuk merayakan cinta, duka, dan kebahagiaan.
Siapa yang tidak kenal Bollywood? Industri film asal India ini sudah lama menjadi magnet global lewat kisah cinta yang hangat, kostum penuh warna, serta lagu dan tarian yang ikonik.
Bagi generasi 90-an hingga awal 2000-an, film seperti Kuch Kuch Hota Hai, Kabhi Khushi Kabhie Gham, dan Mohabbatein bukan sekadar tontonan, tetapi juga memori. Cerita yang emosional, visual yang kuat, dan lagu yang mudah melekat membuat Bollywood punya tempat tersendiri sampai sekarang.
Lalu, mengapa film Bollywood hampir selalu ada nyanyi dan tarian?
Jawabannya ada pada sejarah panjangnya. Film bersuara pertama India, Alam Ara (1931), langsung menjadikan musik sebagai bagian penting dari storytelling. Berbeda dengan Hollywood yang memisahkan genre musikal, Bollywood justru menjadikan musik sebagai bahasa emosi di hampir semua genre film.
Akar budaya ini juga berasal dari seni pertunjukan tradisional India seperti classical dance dan theatre, yang memang menggabungkan cerita, musik, dan gerakan dalam satu panggung. Karena itu, lagu dalam film Bollywood bukan sekadar hiburan, tetapi cara untuk menyampaikan emosi cinta, sedih, dan bahagia secara lebih ekspresif.
Di balik layar, ada peran penting koreografer dan penyanyi playback. Koreografer menciptakan gerakan tari yang menjadi identitas sebuah lagu, sementara penyanyi playback adalah suara yang kita dengar ketika aktor di layar bernyanyi. Jadi, suara yang terdengar bukan selalu milik aktor.
Nama-nama besar pun ikut membentuk identitas musik Bollywood. Udit Narayan menjadi suara ikonik era Shah Rukh Khan lewat lagu-lagu seperti Bole Chudiyan. Sonu Nigam dikenal lewat lagu emosional seperti Kal Ho Naa Ho. Shreya Ghoshal menghadirkan vokal lembut dan powerful dalam Deewani Mastani. Sementara Arijit Singh menjadi ikon modern lewat Tum Hi Ho dan Channa Mereya, lagu yang sering disebut emotional damage soundtrack.
Kalau kamu mau mulai jatuh hati pada Bollywood, lima lagu ini wajib kamu tonton:
1. Bole Chudiyan – Kabhi Khushi Kabhie Gham (2001)
Kerincingan gelang Kareena Kapoor langsung jadi highlight, berpadu dengan dance movement yang playful dan penuh ritme. Hrithik Roshan tampil dengan karisma seperti pangeran India. Vibes-nya seperti pesta keluarga yang super meriah, penuh warna, dan bikin kamu ingin ikut berdendang.
2. Deewani Mastani – Bajirao Mastani (2015)
Kamu seperti masuk ke istana megah dengan puluhan penari yang bergerak anggun dengan gaun flowy yang mekar seperti bunga di setiap frame. Musik dengan sitar, flute, dan tabla menciptakan suasana dreamy, seperti masuk ke dunia kerajaan yang indah.
3. Ghar More Pardesiya – Kalank (2019)
Suara Shreya Ghoshal langsung mencuri perhatian sejak awal, bersama dengan visual Alia Bhatt dan Madhuri Dixit yang elegan. Lagu ini dilengkapi dengan koreografi yang detail dan penuh keanggunan, seperti pertunjukan klasik yang sangat memanjakan mata. Suasananya bright, lovely, dan magical.
4. Aankhein Khuli – Mohabbatein (2000)
Bayangkan suasana prom graduation, semua orang bernyanyi dan menari tanpa rasa canggung. Energinya hangat, ringan, dan penuh kebersamaan, simple but memorable. Cocok untuk mengawali hari.
5. Nagada Sang Dhol – Ram-Leela (2013)
Beat-nya langsung dominan dan intens. Tarian Deepika Padukone terasa ekspresif, penuh energi, dan mencuri perhatian di setiap gerakan. Ini tipe lagu yang bikin kamu sulit diam karena ritmenya mengajak kamu ikut berdendang.
Pada akhirnya, Bollywood bukan hanya film, tetapi pengalaman visual dan musikal yang menyatu menjadi satu cerita besar. Dan begitu kamu masuk ke dalamnya, sulit untuk hanya berhenti di satu lagu saja.
Ammara Meena
Penulis dan kontributor di Reel Edupark. Passionate tentang film, sinematografi, dan storytelling.