Culture On Screen
16 Aug 2026
Nazla Monri

Menyoroti Realitas Pahit Dunia Kerja Lewat Drama Misaeng: Incomplete Life

Drama Korea bertema perkantoran umumnya lekat dengan kisah romansa antara atasan dan bawahan. Namun, serial Misaeng: Incomplete Life mengubah stereotip tersebut. Drama ini memilih untuk fokus murni pada realitas dunia kerja dan mengangkat berbagai isu sosial nyata yang seringkali dihadapi oleh para buruh korporat sehari-hari. Tanpa bumbu percintaan klise, drama ini justru berhasil menyentuh hati penonton karena ceritanya yang terasa sangat dekat dengan kehidupan.

Menyoroti Realitas Pahit Dunia Kerja Lewat Drama Misaeng: Incomplete Life

Isu sosial yang paling kuat yang diangkat dalam drama ini adalah kecemasan mendalam yang dihadapi oleh para pekerja kontrak, yang digambarkan melalui karakter utamanya, Jang Geu-rae. Masuk ke sebuah perusahaan perdagangan multinasional tanpa gelar sarjana, Geu-rae harus menghadapi kenyataan bahwa kerja keras saja sering kali tidak cukup di mata sistem korporasi. Melalui sudut pandang Geu-rae, penonton diperlihatkan bagaimana rasanya hidup dalam ketidakpastian masa depan karier, stigma negatif dari lingkungan sekitar, dan rasa takut akan pemutusan hubungan kerja yang sewaktu-waktu bisa terjadi.



(Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=nlNJTVPX_6I&list=PLTnyq-p4P5n3AEIp69Tf85inrK7M92IbX)


Tidak hanya soal status kerja, drama ini juga dengan sangat berani memotret diskriminasi gender di tempat kerja melalui karakter Ahn Young-yi. Meskipun Young-yi adalah seorang karyawan baru yang sangat kompeten, cerdas, dan serba bisa, ia tetap harus menghadapi perlakuan tidak adil, direndahkan, dan dikucilkan oleh rekan kerja pria di timnya. Perjalanan Young-yi memperlihatkan realitas pahit bahwa pekerja perempuan di dunia korporat sering kali dituntut untuk bekerja dua kali lebih keras hanya untuk mendapatkan pengakuan dan hak setara yang sudah sepatutnya mereka terima.


(Sumber: https://widisiera.blogspot.com/2014/11/body-kang-so-ra-di-drama-misaeng-jadi.html)


Sisi kelam dunia kantor semakin lengkap dengan penggambaran dilema moral yang dihadapi oleh para atasan, khususnya Kepala Tim Oh Sang-shik. Menjadi pemimpin yang idealis dan penuh tanggung jawab di tengah ekosistem kerja yang korup dan penuh politik kantor tidaklah mudah. Chief Oh sering kali terjepit di antara idealisme pribadinya untuk melindungi bawahannya dan tekanan besar dari manajemen atas untuk memenuhi target perusahaan.

Konflik internal ini memperlihatkan bahwa di dunia kerja, batasan antara benar dan salah sering kali menjadi abu-abu demi bertahannya sebuah posisi.


(Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=NrnGSf69elA&list=PLTnyq-p4P5n3AEIp69Tf85inrK7M92IbX&index=6)


Pada akhirnya, Misaeng mengajarkan kita bahwa kita semua adalah "batu yang belum hidup" di dalam papan permainan kehidupan, yang masih terus berjuang melengkapi langkah masing-masing. Jika kamu sedang merasa lelah dengan rutinitas kerja atau butuh tontonan yang bisa menjadi cermin kehidupan yang jujur tanpa drama yang dibuat-buat, Misaeng: Incomplete Life adalah serial yang wajib kamu tonton. Selamat menyaksikan kisah perjuangan para pekerja yang akan membuatmu merasa tidak sendirian dalam menghadapi kerasnya dunia kerja!

N

Nazla Monri

Penulis dan kontributor di Reel Edupark. Passionate tentang film, sinematografi, dan storytelling.

Artikel Terkait