People Stories
16 Feb 2026
Admin Reeledupark

Prilly Latuconsina: Duta FFI Panutan Gen-Z

Perjalanan karir Prilly Latuconsina di industri perfilman tanah air, tiada henti memotivasi kaum muda untuk konsisten dalam berkarya. Mengawali debutnya dalam berakting saat usia muda sebagai Molly di sinetron “Gerhana Jadi 2” pada tahun 2010, Prilly terus memberikan kemajuan dalam berakting sampai saat ini. Selama 15 tahun berkarya, Prilly membuktikan bahwa kualitas dirinya sebagai seorang aktris mampu menghadapi berbagai tantangan dari setiap peran yang Ia mainkan. Berbagai karakter yang telah diperankan olehnya selalu memiliki ciri khas yang tak terlupakan bagi penonton. Mulai dari sinetron, FTV, sampai di layar lebar, Prilly selalu mendalami setiap karakter yang diperankan untuk menampilkan yang terbaik. Hal tersebut tidak lepas dari bagaimana sang aktris memiliki kedisiplinan dalam setiap jadwal hariannya. Sehingga, bukan tanpa alasan Prilly banyak mendapatkan tawaran akting dan penghargaan di industri perfilman tanah air.

Prilly Latuconsina: Duta FFI Panutan Gen-Z

Selama berkarya sebagai seorang aktris, terdapat banyak sekali peran yang ia mainkan. Prilly mendapatkan 18 peran di FTV, 20 peran di serial web, 15 peran di sinetron, dan 18 peran di film layar lebar. Beberapa peran ikonik dari sang aktris seperti Sisi di sinetron “Ganteng Ganteng Serigala”, Inggita dalam serial web “My Lecturer My Husband”, Risa di film “Danur”, dan Niskala di film “Ku Kira Kau Rumah” yang berhasil mencuri banyak perhatian penonton. Prilly juga rela memakai kawat gigi demi mendalami karakter dalam perannya sebagai Tari di film “Bolehkah Sekali Saja Kumenangis” di tahun 2024 lalu. Selain menjadi aktris, Prilly juga mendirikan rumah produksi bernama Sinemaku Pictures bersama sahabatnya, Umay Shahab. Sampai saat ini, Prilly berperan sebagai Founder dan CMO Sinemaku Pictures sekaligus produser di beberapa film dan series. Keseriusannya dalam berakting membawa namanya sukses menjadi salah satu aktris yang dikagumi insan muda tanah air.


Memiliki popularitas yang tinggi dengan banyak penggemar, rupanya tidak membuat Prilly menjadi sosok yang mudah puas begitu saja. Ketekunannya dalam berkarir berhasil membawa namanya ke dalam posisi yang sangat penting dalam penghargaan film paling bergengsi di tanah air. Di tahun 2022 dan 2023, Prilly berkesempatan menjabat sebagai Duta Festival Film Indonesia (FFI). Selama dua tahun, Prilly bersama Duta FFI lainnya bekerja sama untuk mengembangkan potensi industri film di Indonesia. Di tahun 2024, Prilly kembali membuat bangga setelah terpilih menjadi Wakil ketua Komite Festival Film Indonesia (FFI) periode 2024-2026, sekaligus sebagai ketua pelaksana Festival Film Indonesia (FFI). Dalam salah satu wawancara, Prilly mengungkapkan bahwa Ia memiliki harapan yang besar untuk memajukan industri perfilman tanah air, serta berharap pemerintah terus memberi dukungan sebagai fasilitator karya-karya film di Indonesia.


Melihat Prilly yang sudah memiliki pencapaian yang luar biasa di usia 28 tahun, tentunya mempengaruhi antusiasme insan muda di Indonesia untuk ikut bangga dan menikmati hasil karya perfilman Indonesia. Antusiasme ini juga terlihat dari beberapa cuplikan review dan komentar netizen di media sosial, tentang pembawaan karakter yang diperankan Prilly berhasil dinikmati oleh penonton. Selain itu, Prilly juga disambut hangat oleh mahasiswa Universitas Gadjah Mada saat dirinya ditunjuk sebagai dosen praktisi di tahun 2022 untuk mengajar mata kuliah Kajian Selebritas di Departemen Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM. Prilly juga pernah menjadi pembicara sebagai seorang produser, aktris, dan aktivis di acara “Indonesia Millennial and Gen-Z Summit 2023” yang diselenggarakan oleh IDN Times. Hal tersebut memperlihatkan bagaimana peran Prilly sebagai seorang aktris, turut menginspirasi insan muda di Indonesia.



Sumber:

  1. https://id.m.wikipedia.org/wiki/Prilly_Latuconsina untuk list peran
  2. https://www.cantika.com/read/1859639/prilly-latuconsina-jadi-ketua-pelaksana-ffi-senang-plus-deg-degan
  3. https://www.antaranews.com/berita/4069776/prilly-senang-mengemban-tugas-sebagai-ketua-pelaksana-ffi
  4. https://www.suara.com/entertainment/2024/04/02/070000/prilly-latuconsina-didapuk-jadi-wakil-ketua-komite-untuk-ajang-ffi-2024
  5. https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20240423161054-220-1089548/prilly-latuconsina-deg-degan-jadi-ketua-pelaksana-ffi-2024
  6. https://www.kompas.com/hype/read/2024/05/02/073321966/cara-prilly-latuconsina-bagi-waktu-sebagai-produser-dan-artis?page=all&hl=en-US
  7. https://www.kompas.tv/entertainment/502162/prilly-latuconsina-terpilih-jadi-ketua-pelaksana-ffi-2024-2026?page=all&hl=en-UShttps://www.liputan6.com/showbiz/read/5890801/prilly-latuconsina-umumkan-deretan-proyek-terbaru-sinemaku-di-festival-perayaan-mati-rasa-x-sinemaku-day-2025
A

Admin Reeledupark

Penulis dan kontributor di Reel Edupark. Passionate tentang film, sinematografi, dan storytelling.

Artikel Terkait

When Voice Meets Character: Ikoniknya Kristen Bell
People Stories
02 Apr 2026

When Voice Meets Character: Ikoniknya Kristen Bell

Kristen Bell menunjukkan bahwa kekuatan akting tidak selalu terletak pada visual, tetapi juga pada suara yang mampu membangun karakter ikonik. Dari narasi legendaris di Gossip Girl hingga sosok hangat Anna di Frozen, ia membuktikan bahwa satu suara bisa melekat, dikenali, dan tetap hidup lintas waktu.

The Unsung Heroes of Cinematic Excellence: A Tribute to Film Crews
Screen Style
16 Feb 2026

The Unsung Heroes of Cinematic Excellence: A Tribute to Film Crews

Behind every cinematic masterpiece lies an army of skilled professionals working tirelessly behind the scenes. From the gaffer illuminating the perfect shot to the set designer crafting immersive worlds, their contributions often remain in the shadows. In this feature, we highlight the pivotal roles that film crews play, sharing untold stories of dedication, innovation, and passion.

Reza Rahadian & BCL: Rahasia Chemistry di Habibie & Ainun
People Stories
16 Feb 2026

Reza Rahadian & BCL: Rahasia Chemistry di Habibie & Ainun

Dirilis pada tahun 2012, “Habibie & Ainun” adalah film biopik romantis yang disutradarai oleh Faozan Rizal dan diproduksi oleh MD Pictures. Film ini mengisahkan perjalanan cinta pasangan presiden ke-3 Indonesia dengan sang Istri, yaitu B.J Habibie dan Hasri Ainun Besari, dari masa muda hingga saat perpisahan mereka. Keberhasilan “Habibie & Ainun” tidak hanya terletak pada kisahnya yang emosional, tetapi juga chemistry kuat antara dua pemeran utamanya, Reza Rahadian dan Bunga Citra Lestari (BCL), yang berhasil menghidupkan tokoh legendaris ini di layar.