Screen Bites
02 Apr 2026
Ammara Meena

Pesta Rasa Singapura di Balik Gemerlap Crazy Rich Asians

Di balik gemerlap Crazy Rich Asians, ada satu hal yang diam-diam mencuri perhatian: makanan. Dari street food yang penuh rasa hingga hidangan mewah yang elegan, setiap sajian seolah mengajak penonton mencicipi Singapura langsung dari layar.

Pesta Rasa Singapura di Balik Gemerlap Crazy Rich Asians

Lanskap modern nan glamor Singapura dalam film Crazy Rich Asians memang memanjakan mata. Namun, ada hal lain yang diam diam mencuri perhatian, yaitu setiap hidangan yang muncul di berbagai scene. Makanan ditampilkan begitu menggoda, seolah aromanya bisa ikut terasa dari layar. Sajian ini tidak hanya hadir sebagai pelengkap, tetapi menjadi bagian dari pengalaman menonton yang membuat setiap adegan terasa lebih hidup.


Salah satu scene yang paling berkesan hadir di hawker center. Suasananya padat, meja-meja berhimpitan dan penuh pengunjung, dipenuhi piring serta mangkuk yang datang silih berganti. Aroma kuah, bumbu, dan asap panggangan bercampur di udara, terasa hangat sejak pertama duduk. Di atas meja, tersaji semangkuk Laksa dengan kuah santan kental berwarna kemerahan, dipenuhi mie, udang, dan fishcake yang membuat tampilannya begitu kaya. Di sampingnya, Satay yang dipanggang langsung di atas bara masih mengeluarkan asap tipis, dengan permukaan daging yang sedikit caramelized dan disajikan bersama saus kacang yang kental dan gurih.





Tidak jauh dari itu, sepiring Hokkien Mee hadir dengan mie kuning tebal yang digoreng bersama seafood, telur, dan kuah kental yang meresap, memberi tampilan yang sederhana namun terasa sangat kaya. Ada juga semangkuk sup bening berisi fish ball yang kenyal, ringan, dan hangat, memberi kontras dari hidangan yang lebih bold. Di beberapa sudut, seafood segar dipanggang langsung, dengan udang yang berubah warna di atas grill, mengeluarkan aroma yang langsung menggugah selera.


Kontras terasa ketika film berpindah ke jamuan makan kelas atas. Meja panjang tertata rapi, setiap hidangan disusun dengan detail yang nyaris terlalu sempurna. Chili Crab hadir dengan saus merah mengkilap yang kental, membungkus daging kepiting yang lembut dan juicy. Sementara Hainanese Chicken Rice tampil lebih sederhana, dengan potongan ayam yang juicy dan nasi gurih yang dimasak dengan kaldu, menghadirkan cita rasa yang ringan namun hangat, mengingatkan pada rasa rumahan yang familiar.


Di tengah dua dunia tersebut, ada sentuhan budaya Peranakan yang muncul lewat detail kecil seperti kuih. Kue-kue berwarna cerah ini hadir dengan tekstur lembut dan sedikit kenyal, memberi rasa manis yang ringan sekaligus tradisional. Kehadirannya mungkin singkat, tetapi cukup untuk menambah lapisan rasa dan identitas yang berbeda.




Beberapa hidangan lain seperti Char Kway Teow juga ikut mencuri perhatian. Mie pipih yang digoreng dengan api besar menghasilkan aroma smoky yang khas, dengan tampilan sedikit berminyak namun justru terlihat sangat memuaskan.

Menjelang akhir, suasana berubah menjadi lebih hangat lewat adegan memasak bersama keluarga. Dumpling yang dilipat satu per satu menghadirkan momen yang lebih personal. Tidak semewah hidangan sebelumnya, tetapi justru terasa paling dekat dan penuh makna.




Lewat berbagai sajian ini, film ini tidak hanya mengajak penonton melihat kehidupan kelas atas yang penuh gemerlap, tetapi juga memperkenalkan sisi lain yang lebih sederhana dan autentik dari kuliner khas Singapura. Dari hidangan jalanan hingga sentuhan Peranakan yang kaya rasa, makanan hadir sebagai bagian yang tak terpisahkan dari cerita, yang membuat pengalaman menonton terasa lebih hidup dan membekas.


A

Ammara Meena

Penulis dan kontributor di Reel Edupark. Passionate tentang film, sinematografi, dan storytelling.

Artikel Terkait

Sajian Kue Ikan Paling Romantis Kesukaan Gu Jun-pyo
Screen Bites
16 Feb 2026

Sajian Kue Ikan Paling Romantis Kesukaan Gu Jun-pyo

Keseruan menonton drama Korea seringkali ikut merasakan romansa dari pasangan tokoh utama. Selain itu, hal menarik lain yang sering membuat gagal fokus adalah kuliner yang ditampilkan dalam beberapa scene. Salah satunya datang dari drama Korea Boys Over Flowers yang memperlihatkan kelezatan hidangan eomuk.