Screen Spotlight
19 Sep 2026
Nazla Monri

Jakarta Film Week 2026 Kembali dengan Tema “Encounter”

Ketika industri perfilman dan bioskop tanah air sempat goyah akibat dampak pandemi global, lahirlah sebuah inisiatif penting dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Jakarta Film Week (JFW) resmi digulirkan sebagai langkah nyata untuk memicu kembali kebangkitan ekosistem kreatif nasional.

Jakarta Film Week 2026 Kembali dengan Tema “Encounter”

Memasuki tahun ke-6 diselenggarakannya Jakarta Film Week, kini JFW tumbuh bukan hanya sekedar sebagai agenda tahunan. Sebagai pusat perfilman Indonesia, Jakarta memiliki sektor yang cukup lengkap mulai dari rumah produksi, sekolah film, hingga para pekerja di industri kreatif. Karena itu, kehadiran JFW diharapkan dapat menjadi langkah untuk memperkuat posisi Jakarta di dunia perfilman di Indonesia. Seperti negara Prancis yang memiliki Festival Film Cannes dan Korea Selatan memiliki Busan International Film Festival, Jakarta juga bisa memiliki festival yang menjadi ruang untuk menikmati film, belajar, sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia. Diselenggarakan pada 21–25 Oktober 2026, Jakarta Film Week 2026 kembali hadir untuk pecinta film, sineas, dan pelaku industri lewat berbagai program yang semakin terbuka.


Menghidupi Tema “Encounter”


Tahun ini, JFW mengusung tema “Encounter”, yang bermakna merayakan berbagai pertemuan dalam dunia sinema. Tema ini menjadi ruang untuk mempertemukan cerita, karya, dan berbagai sudut pandang dari seluruh dunia. Melalui acara ini, diharapkan film tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi jembatan yang menghubungkan pembuat film dengan penonton dan cerita yang ingin mereka sampaikan.


Program JFW360


(Sumber: https://www.instagram.com/p/DcioA3enTas/)


Lewat rangkaian Program JFW360, festival ini memiliki konsep merangkul semua kalangan sehingga perhelatan film terasa lebih terbuka dan tidak eksklusif. JFW360 hadir sebagai program pra dan pasca festival yang mengajak publik merayakan film dengan cara yang berbeda. Lewat JFW360, festival ini menghadirkan berbagai kegiatan yang mempertemukan film dengan seni, teknologi, komunitas, dan bidang lainnya. Selain pemutaran film gratis di ruang publik, JFW juga menggandeng media dan komunitas di Jakarta untuk menghadirkan berbagai kegiatan interaktif. Penonton bisa ikut meramaikan acara lewat kuis dan diskusi seputar dunia film, sekaligus menikmati suasana festival yang lebih dekat dan terbuka.


Meramaikan Festival Film Jakarta


Kehadiran Jakarta Film Week 2026 pada 21–25 Oktober mendatang menunjukkan bahwa sebuah festival bisa lahir dari situasi krisis, kemudian berkembang menjadi ruang bagi para pelaku film untuk terus berkarya, berbagi pengalaman, dan mengikuti perkembangan baru dalam dunia perfilman.


Bagi kamu yang ingin mengikuti rangkaian acara ini, informasi terbaru tentang jadwal pemutaran, acara, dan tiket bisa dilihat melalui akun Instagram resmi di @jakartafilmweek.

N

Nazla Monri

Penulis dan kontributor di Reel Edupark. Passionate tentang film, sinematografi, dan storytelling.

Artikel Terkait

Anime Movie Josee, the Tiger and the Fish: Menemukan Dunia Lewat Keberanian
Screen Spotlight
17 Aug 2026

Anime Movie Josee, the Tiger and the Fish: Menemukan Dunia Lewat Keberanian

Sering kali kita terjebak dalam batas yang kita ciptakan sendiri, entah karena ketakutan pada dunia luar, trauma masa lalu, atau keraguan atas kemampuan diri. Film anime Josee, the Tiger and the Fish (Josee to Tora to Sakanatachi), produksi Studio Bones yang dirilis pada tahun 2020, menyajikan gambaran tersebut secara emosional, indah, dan penuh kehangatan.

Seni Saling Memahami dalam Sunyi Lewat Kisah A Sign of Affection
Screen Spotlight
09 Aug 2026

Seni Saling Memahami dalam Sunyi Lewat Kisah A Sign of Affection

Anime A Sign of Affection (Yubiwa to Renren) sering kali dipuji karena kisah romantisnya yang manis dan indah. Namun, jika dibedah lebih dalam, anime ini tak hanya sekedar tontonan, Namun, film ini menawarkan pemahaman yang lebih mendalam tentang hubungan antar manusia, terutama dalam cara mereka memahami dan mengekspresikan perasaan satu sama lain.