Screen Spotlight
17 Aug 2026
Nazla Monri

Anime Movie Josee, the Tiger and the Fish: Menemukan Dunia Lewat Keberanian

Sering kali kita terjebak dalam batas yang kita ciptakan sendiri, entah karena ketakutan pada dunia luar, trauma masa lalu, atau keraguan atas kemampuan diri. Film anime Josee, the Tiger and the Fish (Josee to Tora to Sakanatachi), produksi Studio Bones yang dirilis pada tahun 2020, menyajikan gambaran tersebut secara emosional, indah, dan penuh kehangatan.

Anime Movie Josee, the Tiger and the Fish: Menemukan Dunia Lewat Keberanian

Pertemuan Dua Dunia yang Bertolak Belakang


Cerita berpusat pada Kumiko, seorang gadis muda pengguna kursi roda yang memilih untuk menyebut dirinya "Josee" karena nama tersebut diambil dari nama karakter utama dalam novel favoritnya. Keterbatasan fisik dan sikap protektif yang berlebihan dari sang nenek, membuat dunia Josee terkurung rapat di dalam rumah. Ia menghabiskan hari-harinya dengan membaca buku dan menggambar serta membangun imajinasi liar tentang samudra yang belum pernah ia lihat secara langsung. Bagi Josee, dunia di luar pintu rumahnya adalah tempat yang asing dan menakutkan.


(Sumber: https://www.moshimoshi-nippon.jp/277782)


Kehidupan Josee yang sunyi mendadak berubah ketika ia bertemu dengan Tsuneo Suzukawa, seorang mahasiswa biologi laut yang bekerja keras mengumpulkan uang demi mimpinya berkuliah di Meksiko. Pertemuan yang diawali dari ketidaksengajaan ini berlanjut ketika Tsuneo disewa oleh nenek Josee untuk menjadi pendamping harian. Hubungan mereka pada awalnya diwarnai pertengkaran karena kepribadian Josee yang keras kepala dan defensif. Namun, seiring berjalannya waktu ketulusan Tsuneo menjadi kunci yang membuka pintu bagi Josee untuk mulai mengenal dunia luar, dunia yang selama ini hanya ada di dalam lukisan dan imajinasinya.


Filosofi di Balik Harimau dan Ikan


Judul film ini bukan sekadar hiasan kata yang puitis, melainkan representasi dari konflik batin utama yang dialami oleh Josee:


Harimau (The Tiger): Melambangkan ketakutan terbesar Josee terhadap dunia luar. Harimau adalah wujud dari ancaman dari pihak luar berupa lingkungan yang tidak ramah terhadap kaum disabilitas, serta rasa ketidakmampuan fisik yang terus menghantuinya. Sebelum bertemu Tsuneo, menghadapi "harimau" adalah hal yang mustahil bagi Josee.


Ikan (The Fish): Melambangkan kebebasan, keberanian, dan impian. Josee sering membayangkan dirinya sebagai ikan yang berenang bebas di dasar laut tanpa hambatan. Di dunia bawah air yang ia bayangkan, kursi rodanya tidak lagi menjadi pembatas dan ia mampu bergerak kemanapun yang diinginkan.


(Sumber: https://www.bilibili.tv/id/video/2041907232)


Hal yang menarik dari film Josee, the Tiger and the Fish adalah mengenai persoalan isu disabilitas. Film ini secara tegas menolak untuk menjadikan Josee sekadar objek rasa iba (pity pornography) yang pasif. Josee bukanlah karakter yang hanya menunggu diselamatkan oleh sosok pahlawan. Tsuneo hadir bukan sebagai pelindung yang memperlakukan Josee seperti orang lemah, ia memperlakukan Josee secara setara yaitu dengan mendengarkan keluh kesahnya sekaligus mendukung keinginannya untuk berkarya tanpa takut akan batasan. Dinamika ini memperlihatkan bahwa inklusivitas sejati bukanlah sekadar memberikan simpati semata, melainkan memberikan ruang, kepercayaan, dan kesempatan bagi seseorang untuk menentukan jalan hidupnya sendiri tanpa dipandang sebelah mata.


Ketika Peran Terbalik dan Keberanian Diuji


Alur cerita mencapai titik emosional ketika insiden tragis menimpa Tsuneo. Kecelakaan yang mengancam impian besar Tsuneo membuat pemuda yang biasanya optimis tersebut jatuh ke dalam keputusasaan, di titik inilah hubungan mereka mengalami ujian sekaligus pendewasaan. Josee, yang sebelumnya selalu berada di pihak yang dibantu dan dilindungi, kini mengambil alih peran untuk menguatkan Tsuneo. Lewat bakat menggambar dan karya buku cerita yang ia buat khusus, Josee berusaha mengembalikan harapan Tsuneo yang sempat padam. Dalam suatu hubungan tidak bisa berjalan satu arah, ketulusan lahir ketika dua orang sama-sama mau merendahkan hati, saling belajar, dan menjadi penopang saat salah satunya berada di titik terendah.


(Sumber: https://www.bilibili.tv/id/video/2041907232)


Pada akhirnya, kita semua mungkin memiliki "harimau" kita masing-masing, yang didasari oleh ketakutan atau keterbatasan yang membuat kita ragu untuk melangkah maju. Namun, seperti yang ditunjukkan oleh perjalanan Josee dan Tsuneo, dengan sedikit keberanian dari diri sendiri dan empati yang tulus dari orang di sekitar kita, kita selalu bisa menemukan cara untuk melampaui batasan tersebut dan berenang menuju impian kita sendiri.


Jadi, untuk kamu yang sedang membutuhkan tontonan yang tidak hanya indah secara visual tetapi juga mampu menghangatkan hati dan memberikan suntikan semangat baru, Josee, the Tiger and the Fish wajib banget masuk ke dalam daftar tontonanmu. Luangkan waktumu dan luapkan emosimu lewat kisah kebebasan dan keberanian mereka yang begitu menyentuh!

N

Nazla Monri

Penulis dan kontributor di Reel Edupark. Passionate tentang film, sinematografi, dan storytelling.

Artikel Terkait

Jakarta Film Week 2026 Kembali dengan Tema “Encounter”
Screen Spotlight
19 Sep 2026

Jakarta Film Week 2026 Kembali dengan Tema “Encounter”

Ketika industri perfilman dan bioskop tanah air sempat goyah akibat dampak pandemi global, lahirlah sebuah inisiatif penting dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Jakarta Film Week (JFW) resmi digulirkan sebagai langkah nyata untuk memicu kembali kebangkitan ekosistem kreatif nasional.

Seni Saling Memahami dalam Sunyi Lewat Kisah A Sign of Affection
Screen Spotlight
09 Aug 2026

Seni Saling Memahami dalam Sunyi Lewat Kisah A Sign of Affection

Anime A Sign of Affection (Yubiwa to Renren) sering kali dipuji karena kisah romantisnya yang manis dan indah. Namun, jika dibedah lebih dalam, anime ini tak hanya sekedar tontonan, Namun, film ini menawarkan pemahaman yang lebih mendalam tentang hubungan antar manusia, terutama dalam cara mereka memahami dan mengekspresikan perasaan satu sama lain.